Berita tentang penyebaran Virus Corona terus meningkat di seluruh dunia, tetapi Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima tidak menghentikan kunjungan empat hari ke Indonesia. Pengemudi melihat, tanda bahwa virus itu tidak terlalu menyeramkan.

Eka Tanjung. Serbalanda. Panduan Wisata Indonesia di Belanda. Ingin Liburan yang Puas di Belanda dan Eropa. Mencari tur murah di Belanda. Hemat angkutan umum di Belanda. Anggaran dan Penginapan Murah di Belanda. #supirsantun Bahasa Indonesia di Amsterdam. Menarik Indonesia yang Menarik. One Day Tour Amsterdam, Tour Transit di Amsterdam, Pariwisata Belanda. Taksi Bandara. Transit di Amsterdam.
Jabat tangan sunda

Virus Spectre
Di sini pengemudi, tidak akan menggali sisi politik atau ekonomi dari kunjungan ini oleh pemimpin Kerajaan Belanda. Tetapi lebih ingin menyampaikan arti kunjungan ini sehubungan dengan Virus Corona yang menjadi momok bagi beberapa kalangan.

Eka Tanjung dari Serbalanda melihat bahwa kunjungan ini menunjukkan bahwa pemerintah Belanda, yang bertanggung jawab atas keselamatan Raja dan ratunya, menganggap bahwa Indonesia masih aman. Bayangkan saja bagaimana jadinya jika Raja atau Ratu mengalami demam kembali ke Indonesia?

Indonesia Aman
Sebaliknya, belasan anggota delegasi dari Belanda diizinkan masuk ke Indonesia, yang berarti bahwa Belanda masih aman untuk virus serangan pernapasan ini. Mereka dianggap tidak menyebarkan penyakit yang ditandai oleh tubuh panas.

Jabat tangan sunda
Memang ada protokol, bahwa Raja dan Ratu membatasi jabat tangan. Sebaliknya, menurut sumber-sumber di Belanda, mereka akan menggunakan gaya Sunda berjabat tangan (lihat gambar.) Hanya dengan Presiden Joko Widodo dan dengan Sultan di Yogyakarta, mereka akan berjabat tangan.

Taruhan Besar
Ketika Raja dan Ratu Belanda berani melakukan perjalanan udara dengan jarak puluhan jam dan bertemu dengan banyak orang, membuat pengemudi semakin tidak takut akan Virus yang masih belum jelas statusnya ini. Bukan sombong atau kompulsif, tetapi ini menambah rasa tuli, bahwa Corona tidak harus menjadi momok yang menghalangi langkah kita.

Lebih penting bagi pengemudi. Semoga kunjungan Raja Belanda ini, yang berspesialisasi dalam Manajemen Air, dapat berkontribusi besar dalam pencegahan banjir di Indonesia. Karena ancaman banjir lebih masif daripada Corona. Lihat saja populasi Indonesia baru-baru ini yang terendam air hingga ke dada. Air kotor yang terendam lama dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti disentri, muntah, kudis, tinea versikolor, dan Tiktok. Yang mungkin lebih mengerikan dari Corona Virus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here